Paralimpiade adalah sebuah pertandingan olahraga (Olimpiade) dengan berbagai nomor untuk atlet yang mengalami cacat fisik, mental dan sensoral. Cacat ini termasuk dalam ketidakmampuan dalam mobilitas, cacat karena amputasi, gangguan penglihatan dan mereka yang menderita cerebral palsy. Paralimpiade diselenggarakan setiap empat tahun, di tahun yang sama dengan penyelenggaraan Olimpiade, dan diatur oleh Komite Paralimpiade Internasional (IPC).
Sejarah Paralimpiade adalah sebagai berikut; Sir Ludwig
Guttmann menyelenggarakan sebuah pertandingan olahraga pada 1948 yang kemudian
dikenal sebagai Pertandingan Stoke Mandeville, yang melibatkan para veteran Perang
Dunia II yang menderita cacat saraf tulang belakang; pada 1952 peserta dari Belanda
ikut serta dalam pertandingan ini, memberikan warna internasional pada gerakan
ini. Pertandingan pertama seperti Olimpiade untuk para atletnya diselenggarakan
di Roma pada 1960; secara resmi disebut Pertandingan Internasional Tahunan
Stoke Mandeville ke-9. Pertandingan ini dianggap sebagai Paralimpiade yang
pertama. Paralimpiade Musim Dingin pertama diselenggarakan di Örnsköldsvik,
Swedia pada 1976.
Nama
Paralimpiade diambil dari bahasa Yunani "para" ("di
samping" atau "berdampingan") dan dengan demikian merujuk kepada
suatu kompetisi yang diselenggarakan paralel dengan Olimpiade. Nama ini tidak
ada hubungannya dengan paralisis atau paraplegia.
Sejak
1988, Paralimpiade Musim Panas telah diselenggarakan bersamaan dengan Olimpiade
di kota tuan rumah yang sama. Praktik ini diambil pada 1992 untuk Paralimpiade
Musim Dingin, dan menjadi kebijakan resmi dari Komite Olimpiade Internasional
dan Komite Paralimpiade Internasional (IPC) setelah kesepakatan 19 Juni 2001.
Pertandingan Paralimpiade dilaksanakan tiga minggu setelah penutupan Olimpiade,
di kota tuan rumah yang sama dan menggunakan fasilitas yang sama pula.
Kota-kota yang mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade harus
mengikutsertakan Paralimpiade dalam penawaran mereka, dan biasanya kedua
pertandingan itu kini dikelola oleh komite pelaksana yang sama.
Pada Paralimpiade
Atlanta 1996 para atlet yang menderita cacat intelektual untuk pertama kalinya
diizinkan ikut serta. Namun setelah terjadinya kecurangan pada Paralimpiade
Sydney 2000, yang diikuti oleh atlet-atlet yang tidak cacat di tim cacat
intelektual bola basket Spanyol, atlet-atlet tersebut dilarang ikut serta oleh
IPC. Setelah kampanye anti-korupsi, Federasi Internasional untuk Penderita
Cacat Intelektual (INAS-FID) melobi agar para atlet ini diizinkan ikut serta
kembali. Sejak 2004, para atlet yang menderita cacat intelektual mulai
diintegrasikan kembali dalam nomor-nomor pertandingan Paralimpiade, meskipun
mereka tetap dilarang ikut dalam Paralimpiade. IPC telah menyatakan bahwa
organisasi itu akan mengevaluasi kembali partisipasi mereka setelah Paralimpiade Beijing 2008.Nomor pertandingan musim panas
Cabang-cabang olahraga berikut ini saat ini dijadikan program Paralimpiade Musim Panas:
Anggar kursi roda, Angkat berat, Atletik
(lintasan dan lapangan), Balap sepeda, Berkuda, Boccia, Bola basket kursi roda,
Bola gawang, Bola voli (duduk), Dayung, Judo, Layar, Menembak, Panahan, Renang,
Rugby kursi roda (alias Bola bunuh), Sepak bola dengan 5 pemain, Sepak bola
dengan 7 pemain, Tenis kursi roda, Tenis meja
.Nomor pertandingan musim dingin
Cabang-cabang olahraga berikut ini adalah bagian dari
Paralimpiade Musim Dingin sekarang:
Ski alpen, Hoki sledge es, Ski nordik, Dwilomba,
Ski lintas alam, Wheelchair curling
Kategori Cacat
- Amputasi: Atlet yang kehilangan sebagian atau seluruhnya dari salah satu anggota badannya.
- Cerebral Palsy: Orang yang menderita kerusakan otak non-progresif, misalnya cerebral palsy, kerusakan otak traumatis, stroke atau masalah serupa yang memengaruhi kontrol ototnya, keseimbangannya atau koordinasinya.
- Cacat intelektual: Atlet yang mengalami cacat yang signifikan dalam fungsi intelektualnya sehubungan dengan perilaku adaptifnya. Saat ini kategori ini dibekukan.
- Kursi roda: Bagi semua atlet yang mengalami cacat saraf tulang belakang dan cacat lainnya yang mengharuskan mereka bertanding dengan menggunakan kursi roda. Para atlet ini sekurang-kurangnya harus kehilangan 10 persen dari fungsi kaki mereka.
- Cacat penglihatan: Para atlet yang mengalami cacat penglihatan dari penglihatan yang sebagian (cukup untuk dinilai buta secara hukum) hingga buta total.
- Les Autres: bahasa Perancis untuk lain-lain dan mencakup para peserta yang mengalami cacat mobilitas atau kehilangan fungsi fisik lainnya yang tidak tergolong pada salah satu dari kelima kategori lainnya: hambatan pertumbuhan, sklerosis berganda atau cacat sejak lahir pada anggota badannya seperti yang disebabkan oleh thalidomide adalah contoh-contohnya. Sepakbola Paralimpiade
Kategori-kategori ini berlaku baik untuk paralimpiade
musim panas maupun musim dingin.














